Pelajar SMP Tak Keder Lihat Polisi

Written By Unknown on Kamis, 11 September 2014 | 11.22

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL  - Razia kendaraan bermotor yang khusus menyasar pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bantul rupanya masih belum sepenuhnya memberikan efek jera. Artinya razia polisi yang hanya memberikan pembinaan dan tidak memberikan sanksi tak membuat siswa kapok untuk membawa sepeda motor ke sekolah.

Satu di antaranya adalah di SMP N 1 Bambanglipuro. Meski sempat dirazia oleh Satlantas Polres Bantul, namun sejumlah siswa di sekolah tersebut masih banyak yang mengendarai sepeda motor saat berangkat ke sekolah.

Setelah sempat dirazia, siswa di sekolah tersebut memindahkan lokasi parkir kendaraan. Jika sebelumnya menitipkan sepeda motor ke rumah yang tepat berada di depan sekolah, kini siswa menitipkan sepeda motor ke rumah warga di tengah kampung yang berdekatan dengan sekolah.
Berdasarkan pantauan Tribun Jogja, jumlah siswa yang menitipkan sepeda motornya memang tidak banyak. Mereka kemudian berjalan kaki menuju ke sekolah yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi parkir.

Meskipun masih ditemukan kenyataan demikian di lapangan, sejumlah pihak di Kabupaten Bantul sangat mendukung dengan upaya Polres Bantul untuk menertibkan pelajar Sekolah SMP yang mengemudikan sepeda motor. Selain belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), emosi siswa SMP juga masih labil sehingga membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Kepala SMP N 1 Bantul, Yasmuri mengatakan, sebenarnya pihak sekolah sudah melarang para siswa untuk mengendarai sepeda motor ke sekolah. Bahkan aturan itu sudah ada semenjak beberapa tahun lalu.

Namun karena alasan jarak dengan sekolah jauh serta orangtua sibuk, maka para pelajar masih saja mengendarai motor sendiri saat ke sekolah. Pihak sekolah juga tak dapat berbuat apa-apa karena sepeda motor siswa dititipkan ke lokasi lain. "Saya yakin siswa yang letak sekolahnya di daerah pinggiran pun tetap membawa motor ke sekolah. Padahal sekolah sudah melarang," kata Yasmuri saat ditemui di SMP N 1 Bantul, Rabu (10/9).

Ia mengaku jika di sekolah yang ia pimpin tidak menyediakan area parkir motor di sekolah. Tak heran kata Yasmuri, jika ada siswanya yang menitipkan sepeda motor ke RSUD Panembahan Senopati. Namun ia tak mengetahui apakah usai dirazia beberapa waktu lalu, hal itu masih terjadi atau tidak.

Ia juga tak mengetahui secara pasti berapa banyak siswa di sekolahnya yang membawa sepeda motor. Namun yang jelas, murid di SMP N 1 Bantul berjumlah sekitar 850 orang.
"Selama ini kami sudah sosialisasikan saat Masa Orientasi Siswa (MOS) atau saat upacara. Reaksinya bermacam-macam, ada yang bilang jauh serta banyak alasan lain," tambahnya. (tim region)


Anda sedang membaca artikel tentang

Pelajar SMP Tak Keder Lihat Polisi

Dengan url

http://jogyamalioboro.blogspot.com/2014/09/pelajar-smp-tak-keder-lihat-polisi.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Pelajar SMP Tak Keder Lihat Polisi

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Pelajar SMP Tak Keder Lihat Polisi

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger