Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

F-16 yang Terbakar Sedang Laksanakan Latihan Pengamanan KAA

Written By wartini cantika on Kamis, 16 April 2015 | 11.22

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama Hadi Tjahjanto membantah pesawat F-16 yang mengalami kecelakaan, Kamis (16/4/2015) pagi, memiliki misi mengawal wilayah udara ketika upacara pembaretan Presiden Joko Widodo.

"Bukan, bukan. Pesawat itu sedang latihan untuk pengamanan konferensi tingkat tinggi, yaitu Konferensi Asia Afrika (KAA)," ujar Hadi ketika dihubungi Kompas.com, Kamis pagi.

Sebelumnya, tersiar kabar bahwa pesawat yang dikendarai pilot Letkol Penerbang Firman tersebut hendak melaksanakan misi pengamanan wilayah udara ketika Presiden Joko Widodo dikukuhkan sebagai warga kehormatan pasukan khusus TNI di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur.

Dalam kabar tersebut, rencananya, pesawat dengan nomor ekor TS-1643 itu akan terbang bersama tiga pesawat sejenis lainnya dengan nomor ekor TS-1606, TS-1608, dan TS-1610.

Pesawat F-16 itu terbakar saat hendak terbang di Runway 06 Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pukul 08.15 WIB. Roda kiri pesawat copot dan mesin terbakar. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam insiden itu.

"Saat ini api sudah padam, pesawat sedang kita tarik ke dalam hanggar," ujar Hadi.

Penarikan tersebut supaya landasan pesawat bersih dan dapat digunakan kembali. Selain itu, penarikan juga ditujukan untuk meneliti kembali penyebab terbakarnya pesawat. (Fabian Januarius Kuwado)


11.22 | 2 komentar | Read More

Melintas Jaman Bersama Karya Lukis Soetopo

Laporan Reporter Tribun Jogja, Septiandri Mandariana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pameran Lukisan Tunggal Soetopo diselenggarakan oleh Talenta Organizer dan bekerjasama dengan Bentara Budaya Yogyakarta. Pameran ini mengambil tema "Melintas Jaman".

Pameran tunggal ini diselenggarakan di Gedung Bentara Budaya Yogyakarta, Jl. Suroto no. 2, Kotabaru, Yogyakarta. Pameran berlangsung dari tanggal 15-19 April 2015, dari pukil 09.00-21.00 WIB.

Pada kesempatan kali ini, pihak penyelenggara memamerkan lukisan-lukisan karya salah satu pelukis empat zaman, yaitu Soetopo.

Soetopo adalah salah satu pelukis yang masih tetap berkarya di usianya yang menginjak 84 tahun. Di usianya yang tidak lagi muda ini, Soetopo membuktikan kepada dunia bahwa usia bukanlah alasan untuk berhenti berkarya.

Dalam pameran tunggalnya yang bertajuk "Melintas Jaman", Soetopo memamerkan 24 lukisan, 3 patung, dan 8 sketsa hasil karya pemikiran kreatifnya. Lukisan-lukisan yang dipamerkan pada kali ini, adalah lukisan yang ia buat dari tahun 1960 hingga 2015.

Suwarno Wisetrotomo, selaku kurator pada pameran ini mengatakan, sosok seorang Soetopo bukan hanya saksi atas zamannya. Namun menurutnya, Soetopo merupakan sebagai sosok yang mewarnai negeri ini dengan karya-karya seni rupanya.

"Pengalaman berkesenian Soetopo mempengaruhi sikap kesenimanannya yang teguh. Ia tidak pernah berpaling untuk bekerja di luar kesenian, meski didera oleh kesulitan ekonomi," tutur Suwarno. (*)


11.22 | 2 komentar | Read More

Bangkai F-16 Ditarik ke Hanggar

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Pesawat F-16 dengan nomor ekor TS-1643 yang gagal terbang dan terbakar di landasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (16/4/2015), ditarik ke dalam hanggar.

"Saat ini api sudah padam, pesawat sedang kita tarik ke dalam hanggar," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama TNI Hadi Tjahjanto saat dihubungi Kompas.com, Kamis pagi.

Penarikan tersebut supaya landasan pesawat bersih dan dapat digunakan kembali. Selain itu, penarikan juga ditujukan untuk meneliti kembali penyebab terbakarnya pesawat.

Pesawat yang dikendarai Letkol Penerbang Firman itu terbakar saat hendak terbang di Runway 06 landasan udara Halim Perdanakusuma. Roda kiri pesawat copot dan mesin terbakar. Tak ada korban jiwa dalam insiden itu.

Rencananya, pesawat Firman akan terbang bersama tiga pesawat sejenis lainnya dengan nomor ekor TS-1606, TS-1608 dan TS-1610. (Fabian Januarius Kuwado)


11.22 | 2 komentar | Read More

PSS Lirik Persela Sebagai Lawan Uji Coba

TRIBUN JOGJA/DWI NOURMA HANDITO

Latihan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo Sleman, Senin (16/3/2015). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dwi Nourma Handito

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Laga PSS Sleman melawan Persebaya Surabaya gagal terlaksana. Sebelumnya laga melawan Persebaya direncanakan akan menjadi pengganti gagalnya laga PSS Sleman melawan Persijap Jepara, Jumat (17/4/2015).

Dengan gagalnya laga lawan Persebaya maka pekan ini tidak ada uji coba yang digelar PSS Sleman. Menurut General Manager PSS Sleman Soekoco untuk uji coba selanjutnya baru akan dilakukan pada pekan depan setelah Manager Meeting, pada 20 April.

Untuk lawan Persela Lamongan dan Perserang Serang adalah tim yang bisa menjadi calon lawan PSS Sleman.

"Sudah ada komunikasi dengan Persela, mereka tertarik untuk beruji coba dengan kita. Ada juga Perserang," ujar Soekoco. (*)


11.22 | 2 komentar | Read More

Personel Denjaka Jatuh dari Atap Gedung Mabes TNI

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Satu orang personel anggota Pasukan Khusus TNI AL Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) dilaporkan jatuh dari atas gedung pada Kamis (16/4/2015).

Berdasarkan informasi yang diterima, prajurit ini mengalami kecelakaan ketika tengah melakukan demo penyerbuan gedung dan pembebasan sandera di Mabes TNI, Cilangkap.

Selain itu, dari informasi yang belum dikonfirmasi ini, dilampirkan pula foto sekumpulan orang berbaju loreng yang tengah berkerumun.

Sementara itu, insiden kecelakaan juga terjadi di Bandara Halim Perdanakesuma.

Satu unit pesawat tempur F-16 milik TNI AU terbakar di runway Bandara Halim Perdanakesuma pada Kamis (16/4/2015) sekitar pukul 08.15 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesawat yang terbakar itu memiliki tail number TS-1643.

Kejadian tersebut terjadi di Runway 06 mengarah 24 atau dekat Pos Lama. Adapun pilot pesawat adalah Letkol Pnb Firman.

Pesawat tersebut, mengalami parah pada bagian roda kiri dengan mesin yang terbakar.

Adapun pesawat tersebut sedianya akan melaksanakan misi fly pass pembaretan RI-1 dengan rute Halim - Mabes TNI - Halim.

Pesawat ini terbang bersama tiga pesawat lainnya dengan nomor penerbangan TS-1606 dengan pilot Alimi, TS-1608 dengan pilot Andri, dan TS-1610 dengan pilot Gigih. (*)


11.22 | 1 komentar | Read More

Nasmoco Mlati Manjakan Pelanggan Setia dan Penggemar Batu Akik

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam rangka merayakan ulangtahunnya ke-27, PT Nasmoco Mlati menggelar sejumlah acara menarik. Tidak hanya untuk pelanggan setianya, acara ini juga merambah segmen penggemar batu akik. Hal ini sebagai wujud apresiasi Nasmoco Mlati kepada masyarakat Yogya terutama pecinta batu mulia dan batu akik yang sedang tren saat ini.

Nasmoco Mlati sebagai Dealer Resmi Toyota wilayah Yogyakarta yang berdiri pada lahir tepatnya pada tanggal 16 April 1988 kini genap berusia 27 tahun. Dalam perkembangannya, Nasmoco Mlati telah menjadi market leader perusahaan otomotif yang terus berkembang di tengah persaingan bisnis otomotif yang semakin kompetitif dan dinamis di wilayah Yogyakarta.

"Kami senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk customer dengan The Best Total Customer Ownership Experience dari mulai dari ketersediaan informasi yang memadai mengenai produk, proses penjualan, hingga paska pembelian produk," kata Branch Manager Nasmoco Mlati, Sigit Priyambodo dalam keterangannya, Rabu (15/4/2015) petang.

Sigit melanjutkan, dalam rangka memeriahkan hari ulang tahunnya, Nasmoco Mlati menyelenggarakan Big Showroom Event Weekend Sales pada 18 dan 19 April 2015 di showroom Nasmoco Mlati Jl. Raya Magelang Km. 7 Yogyakarta. Dalam kegiatan ini pihaknya juga menggelar Pameran Batu Mulia dan Batu Akik Premium bertema "Hujan Batu Mulia dan Batu Akik di Nasmoco Mlati. " Acara ini digelar dari pukul 09.00 sampai 21.00.

"Event ini juga sebagai wujud silaturahmi dan anjang sana customer Toyota dengan Nasmoco Mlati, terutama customer pecinta batu mulia dan batu akik kota Yogyakarta," imbuh dia.

Pada hari itu juga Nasmoco Mlati memberikan program special pembelian kendaraan Toyota yaitu Undian 54 Tahun Nasmoco Group mengundi 5 Toyota Etios dan 4 Toyota Agya serta masih banyak hadiah menarik lainnya. Selain itu masih ada pula paket kredit istimewa dari Nasmoco Kredit, ada bonus kaca film blok depan atau cover jok.

Sigit mengungkapkan, bagi pengunjung dan customer yang hadir dan membawa kendaraan Toyota berhak mendaptkan program istimewa dari bengkel Nasmoco Mlati yaitu free spooring khusus SBE > 50 K, paket water fluid hanya Rp 10 ribu khusus SBI 1 K, dan paket olie TGMO beli 4 liter hanya bayar 3 liter. Acara ini dihibur oleh MC kocak Gareng Rakasiwi, serta dimeriahkan dengan games interaktif serta doorprize menarik.

"Event ini kami selenggarakan sebagai wujud apresiasi Nasmoco Mlati kepada masyarakat Yogya khusus pecinta batu mulia dan batu akik yang baru tren saat ini," pungkasnya. (*)


11.22 | 1 komentar | Read More

Sekumpulan Anak TK Padamkan Kobaran Api di Balai Kota

Written By wartini cantika on Rabu, 15 April 2015 | 11.22

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri Kurniawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Anak-anak TK memenuhi halaman kantor BPBD Kota Yogyakarta di komplek Balai Kota, hiruk pikuk, sambil membawa selang-selang besar dari mobil pemadam. Mereka menyemprotkan air untuk memadamkan kobaran api yang menyala.

Tak selang beberapa lama, nyala api berhasil dipadamkan. Kemudian, mereka bersorak sorai berhasil mengatasi api pada acara simulasi pemadaman yang diselenggarakan oleh BPBD Kota Yogyakarta, Rabu (15/4/2015).

Anak-anak TK Janturan, Yogya, mengadakan mini trip ke kantor BPBD kota Yogya, untuk mengikuti acara pengenalan simulasi pemadaman. Ada sekitar 49 anak yang ikut dalam acara simulasi ini.

"Mini trip ini diadakan supaya anak-anak lebih mengenal fire rescue, pemadam kebakaran. Juga agar mereka mengerti dari awal mengenai penanganan pemadaman kebakaran. Selain itu biar anak-anak lebih refresh aja," tutur Ana, guru TK Janturan.

Anak-anak mengaku senang mengikuti acara simulasi pemadaman ini. Walaupun hanya sehari, tetapi mereka merasa gembira bisa ikut merasakan menjadi pemadam kebakaran.

"Senang sekali bisa jadi pak pemadam kebakaran. Tadi, zubair ikut memadamkan api juga. Bangga jadi pemadam kebakaran," kata Zubair, siswa TK kecil Janturan sambil tersenyum.

Agenda ini diselenggarkan secara rutin oleh BPBD Kota Yogya. Tujuannya adalah untuk memberikan edukasi dini kepada anak-anak mengenai pencegahan, penanganan, dan kesiapsiagaan dalam mengatasi kebakaran.

"Setiap bulan, anak-anak TK memang datang ke sini untuk mengikuti agenda rutin kami, yaitu simulasi pemadaman kebakaran. Tujuannya, biar mereka tahu sedari dini, mengenai penanganan pemadaman kebakaran," ujar staf BPBD Kota Yogya, Soegeng. (*)


11.22 | 1 komentar | Read More

Pembunuh Alfi Janda Cantik Berprofesi Sebagai Guru Privat

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Pembunuh Deudeuh Alfi Syahri (26) alias Empi ternyata seorang guru privat berinisial RS. Dia sudah dua kali memakai jasa layanan seks dari Empi.

"RS ini pekerjaannya guru bimbel (bimbingan belajar) atau guru privat," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Heru Pranoto, Rabu (15/4/2015).

Menurut Heru, tersangka mengajar di sebuah lembaga bimbel di kawasan Kedoya, Jakarta Barat. "Sekarang masih dikembangkan," ujar Heru.

[berita popular] Pembunuh Alfi Adalah Pelanggannya Sendiri

Seperti diketahui, Empi ditemukan tewas dalam kondisi leher terlilit di kamar kosnya pada Sabtu (11/4/2015) pukul 19.00 WIB. Dari hasil autopsi, ia diperkirakan tewas 10 jam sebelum ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Terakhir, tetangga kosnya, JU, melihat Alfi pada Jumat (10/4/2015) sore. Ia juga mengaku mendengar suara ribut-ribut dari kamar Alfi pada Jumat malam sekitar pukul 20.00 WIB. (Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw)


11.22 | 1 komentar | Read More

RS Bunuh Alfi Janda Cantik Karena Tutup Hidung Saat Berhubungan Badan

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Penyidik Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengungkapkan tersangka RS membunuh Deudeuh Alfisahrin (26) alias Alfi alias Tata alias Empi lantaran sakit hati karena dibilang bau badan.

"Tersangka sakit hati karena disebut bau badan," kata Kepala Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Herry Heryawan, Rabu (15/4/2015).

Herry menuturkan tersangka tidak terima saat melihat korban menutup hidung ketika berhubungan badan dengannya.

Karena sakit hati, tersangka spontan membunuh korban yang dalam kondisi tanpa busana dengan cara melilit lehernya menggunakan kabel alat pengering rambut dan mamasukkan kaos kaki ke mulut Deudeuh hingga tewas.

Polisi menangkap RS di tempat persembunyiannya di daerah Jonggol, Bogor, Jawa Barat, Rabu dinihari. 

[berita popular] Pelaku Pembunuhan Alfi Berprofesi Sebagai Guru Privat

Deudeuh Alfisahrin ditemukan meninggal dunia di kamar kontrakannya di Jalan Tebet Utara 15-C No. 28 RT 007/10 Tebet Timur, Jakarta Selatan, Sabtu (11/4) sekitar pukul 19.00 WIB.

Tim identifikasi menemukan korban tewas dalam keadaan tanpa busana dengan mulut disumpal kaos kaki dan leher dijerat kabel.

Deudeuh diduga merupakan pekerja seks karena akun twitternya @Tataa_Chubby menawarkan pelayanan bagi pria pelanggannya dengan tarif sekitar Rp350 ribu per jam. (Antara)


11.22 | 1 komentar | Read More

Awas Ketoprak "Nyasar" di Pasar Satwa

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Paguyuban Pedagang Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY) mengikuti festival kesenian tradisional antar pasar tradisional se-DIY. Festival ini diinisiasi oleh Dinas Pengelolaan Pasar Kota Yogyakarta.

Siang ini (Rabu, 15/4/2015), paguyuban pedagang PASTY mendapat giliran tampil. Di Pendopo PASTY, mereka mementaskan dua kesenian tradisional yakni gejug lesung dan ketoprak angklung dengan judul "Guyup Rukun".

Naskah dan sutradara pementasan ketoprak dipercayakan pada salah satu pedagang PASTY yang juga pegiat seni, Totok Rawi Djati, musik angklung oleh Hartadi. Sementara itu, para pemain yang terlibat adalah seluruh pedagang PASTY, antara lain, Yuli, Sihono, Musdiharjo, Kamdi, Garyana Wahid, Saring, Hartadi.

Garyana, punggawa paguyuban pedagang PASTY menjelaskan, salah satu tujuan mengikuti festival ini dalam rangka menjalin tali silaturahim antar pedagang. Melalui seni tradisi, para pedagang berharap bisa menjadi media promosi yang mampu meningkatkan kedatangan pengunjung.

"Kebetulan festival ini hampir bersamaan dengan perayaan hari jadi ke lima PASTY tahun ini yang jatuh pada tanggal 22 April besok, jadi momennya pas. Ini sebagai ajang para pedagang berekspresi. Selain mengikuti festival, PASTY akan menggelar lomba burung pekicau yang akan digelar pada tanggal 17 april dan lomba tumpengan pada tanggal 23 april," terang Garyana ditemui Tribun Jogja sesaat sebelum pentas, Rabu (15/4/2015). (*)


11.22 | 1 komentar | Read More
Techie Blogger