BPBD Magelang Anggarkan Dropping Air Tiap Tahun

Written By Unknown on Sabtu, 28 Juni 2014 | 11.22

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang menilai pembangunan embung-embung di wilayah sungai-sungai yang berhulu di Merapi, merupakan salah satu alternatif penyediaan air bagi warga di daerah rawan kekeringan. Adanya embung itu, nantinya bisa menyuplai debit air cukup bagi warga.

"Memang salah satu solusi untuk menangani kekeringan di Kabupaten Magelang adalah membangun embung-embung," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magelang, Joko Sudibyo, belum lama ini.

Hanya saja, ujarnya, pembangunan dari embung-embung di sungai itu perlu mendapat kajian terkait kekuatan konstruksinya. Karena, aliran banjir lahar hujan seringkali merusak bangunan seperti bendung irigasi di wilayah sungai-sungai tersebut.

Joko memaparkan, adanya bendung merupakan salah satu penopang kebutuhan air untuk irigasi. Air yang tertampung itu juga menopang debit air di sumur-sumur penduduk, karena adanya resapan.

"Jadi memang ada hubungan antara adanya resapan air dengan ketersediaan air di sumur-sumur penduduk," ujarnya.

Pihak BPBD, ujarnya, setiap tahun menganggarkan untuk dropping air di wilayah kekeringan. Mayoritas wilayah yang menjadi langganan dropping air adalah beberapa wilayah di lereng Merapi seperti beberapa desa di Kecamatan Salam, Muntilan, Dukun, Sawangan, dan Mungkid. (*)


Anda sedang membaca artikel tentang

BPBD Magelang Anggarkan Dropping Air Tiap Tahun

Dengan url

http://jogyamalioboro.blogspot.com/2014/06/bpbd-magelang-anggarkan-dropping-air.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

BPBD Magelang Anggarkan Dropping Air Tiap Tahun

namun jangan lupa untuk meletakkan link

BPBD Magelang Anggarkan Dropping Air Tiap Tahun

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger