Pecandu Narkoba Masih Takut Direhabilitasi

Written By Unknown on Jumat, 23 Mei 2014 | 11.22

Laporan Reporter Tribun Jogja, M Fathoni

 TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jumlah pecandu narkoba di wilayah DIY yang ingin sembuh dari ketergantungan dan bersedia menjalani proses rehabilitasi masih rendah. Data Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIYmencatat hingga saat ini ada sekitar 69 ribu orang pecandu dan pengguna narkoba di DIY. Dari jumlah pecandu narkoba itu, rata-rata tiap tahun hanya 300 pengguna yang menjalani rehabilitasi.

Rendahnya keinginan pecandu untuk lepas dari jeratan obat-obatan terlarang itu dipicu banyak faktor. Rasa malu dan takut menjadi aral bagi mereka untuk menjalani proses rehabilitasi.

Kepala BNNP DIY, Budi Harso mengatakan sebanyak 15 tempat rehabilitasi yang disediakan bagi pengguna dan pecandu narkoba di wilayah DIY, hingga saat ini belum berjalan optimal. Penyebabnya, tingkat kesadaran para pengguna maupun pecandu narkoba untuk melakukan rehabilitasi terbilang masih sangat rendah.

Kondisi itu diakuinya menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi jajaran BNNP DIY serta Badan Narkotika di kabupaten dan kota wilayah DIY.

Budi memaparkan, berdasarkan data yang dimiliki BNNP hingga 2014 ini, tercatat ada sekitar 69 ribu orang pecandu dan pengguna narkoba di DIY. Namun, hingga tahun ketiga berdirinya BNNP DIY, baru sekitar 900 orang yang mau menggunakan layanan rehabilitasi tersebut.

"Tiap tahun di 15 pusat rehabilitasi yang ada di DIY hanya merehabilitasi 300 orang pengguna dan pecandu. Jadi selama tiga tahun ini hanya ada 900 orang yang direhabilitasi, ini jelas masih jauh dari angka ideal yang seharusnya," terangnya Kamis (22/5).

Satu faktor yang paling menonjol, menurutnya adalah masih rendahnya kesadaran para pengguna atau pecandu yang ingin sembuh atau menjalani proses rehabilitasi.

Kondisi itu, lanjut Budi juga terjadi akibat sikap pasif lingkungan sosial si pengguna narkoba tersebut. Pihak keluarga maupun masyarakat di sekitar tempat tinggal para pengguna masih enggan melaporkan ke BNNP untuk menangani pecandu dari ketergantungan obat terlarang.

"Ini juga jadi masalah tersendiri, karena sebenarnya laporan dari lingkungan juga sebenarnya kami butuhkan," imbuh dia.

Ia pun mengatakan mengentaskan para pecandu dari ketergantungan narkoba, BNNP terus berupaya melakukan sosialisasi menyasar level keluarga dan lingkunganpara pengguna. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran sekaligus memberikan edukasi pada mereka, agar mendukung para pengguna atau pecandu untuk sembuh.

"Itu yang perlu kami edukasi, baik dari mantan pengguna, keluarga dan orang-orang terdekat para pengguna, untuk bisa membantu kami menyadarkan dan mendorong mereka untuk mau direhab," paparnya.
Pekerja
Rendahnya angka rehabilitasi pecandu narkoba juga dibenarkan oleh Kepala BNN Kota Yogyakarta, Saptohadi. Ia memaparkan, dari data yang dimilikinya, mayoritas pengguna dan pecandu narkoba yang ada Kota Yogyakarta didominasi kalangan pekerja yang berada pada rentang usia produktif, yakni antara 25 tahun - 50 tahun.

"Memang cukup banyak dari kalangan pekerja, di rentang usia produktif antara 25 tahun - 50 tahun. Dan sejauh ini mereka memang masih merasa malu atau takut jika harus menjalani proses rehabilitasi," terangnya saat dihubungi Tribun Jogja.

Sapto menambahkan, ia tak menampik faktor ketakutan wajar dialami para pengguna narkoba. Menurutnya, stigma negatif sebagai pecandu narkoba berpengaruh pada psikologis para pengguna itu, termasuk pihak keluarga. Keluarga takut jika pecandu terjerat hukum karena mengonsumsi narkoba.

"Memang rehabilitasi ini tentunya tidak mengganti atau menggugurkan hukuman yang diterima pengguna, namun demikian, rehabilitasi tetap sangat diperlukan agar mereka (pecandu, red) bisa kembali sembuh dan tak lagi mengonsumsi narkoba itu," kata Saptohadi. (Tribunjogja.com)


Anda sedang membaca artikel tentang

Pecandu Narkoba Masih Takut Direhabilitasi

Dengan url

http://jogyamalioboro.blogspot.com/2014/05/pecandu-narkoba-masih-takut.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Pecandu Narkoba Masih Takut Direhabilitasi

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Pecandu Narkoba Masih Takut Direhabilitasi

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger