Tekan Pengeluaran, Bantul Berencana Beli Lahan Pasar Seni Gabusan

Written By Unknown on Sabtu, 21 September 2013 | 11.22

Laporan Reporter Tribun Jogja, Muhammad Nur Huda

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul berencana membeli tanah kas Desa Timbulharjo yang kini dijadikan lokasi Pasar Seni Gabusan (PSG). Rencana itu untuk mengefektifkan pengeluaran anggaran.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Tri Saktiyana mengungkapkan, ke depan Pemkab memang akan membeli tanah kas desa yang ditempati PSG. Namun dirinya tidak bisa memastikan kapan akan dilakukan, karena semua itu berkaitan dengan anggaran yang ada.

"Kalau dananya ada akan kami beli," ujarnya, Jumat (20/9/2013).

Ia menjelaskan, misi ke depan, Pemkab akan berupaya menyeimbangkan antara profit (keuntungan) dan manfaat bagi masyarakat terkait aset-aset yang dimiliki. Dengan program pembebasan tanah yang ada di PSG, maka Pemkab akan leluasa mengatur kerjasama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan PSG.

Status tanah PSG sekarang ini, masih menyewa dari Desa Timbulharjo dengan kesepakatan pembaharuan kontrak setiap lima tahun sekali. Sehingga dalam setiap kesepakatan kerjasama dengan pihak ketiga, harus selalu melibatkan Pemdes Timbulharjo selaku pemilik tanah.

"Tentu akan lebih efektif kalau itu sudah milik Pemkab," tandasnya.

Saat ini, lanjutnya, Pemkab memang berencana akan bekerja sama dengan Jogja Investment Forum (JIF) membangun sebuah kawasan terpadu antara hotel dengan show room kerajinan di Bantul atau menjadi showroom kerajinan terbesar di Bantul. Namun hingga kini proses kesepakatan masih terus digodok dan menunggu penilaian tim appraisal selesai.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul, Sulistyanto mengungkapkan, proses penilaian dari tim appraisal nilai aset Pasar Seni Gabusan (PSG) masih belum selesai. Meskipun sudah berbulan-bulan, kini baru memasuki pengukuran luas tanah yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Sulis menambahkan, penilaian tersebut memang berlangsung cukup lama karena berkaitan dengan beberapa pihak, terutama pihak desa yang memiliki tanah.

Menurut Sulis, penilaian ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Karena hasilnya akan digunakan sebagai bahan untuk negosiasi kerjasama dengan pihak ketiga. Rencananya, pertengahan Oktober mendatang nilai total aset PSG sudah bisa diketahui, sehingga negosiasi dengan pihak ketiga bisa dilakukan.

Ia menambahkan, kerjasama dengan pihak ketiga ini memang diperlukan karena selama ini Pemkab harus mengeluarkan dana hampir Rp 500 juta untuk operasional PSG pertahun. Dengan memaksilmalkan pengelolaan PSG, Pemkab berharap PSG bisa mandiri, minimal bisa menutup biaya operasional.(TRIBUNJOGJA.COM)


Anda sedang membaca artikel tentang

Tekan Pengeluaran, Bantul Berencana Beli Lahan Pasar Seni Gabusan

Dengan url

http://jogyamalioboro.blogspot.com/2013/09/tekan-pengeluaran-bantul-berencana-beli.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Tekan Pengeluaran, Bantul Berencana Beli Lahan Pasar Seni Gabusan

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Tekan Pengeluaran, Bantul Berencana Beli Lahan Pasar Seni Gabusan

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger