Polres Sleman Jemput Pembunuh Pengamen

Written By Unknown on Senin, 23 September 2013 | 11.22

Laporan Reporter Tribun Jogja, Joko Widiyarso

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Seorang pengamen, Riyanto (37), tersangka pembunuhan terhadap Didik (35), yang ditangkap Satlantas Polres Kulonprogo, Sabtu (21/9) lalu di Jalan Wates akhirnya dijemput Polres Sleman untuk diperiksa lebih lanjut.

Ia dibekuk karena membunuh rekannya, Didik dan mengubur mayatnya di bawah Jembatan Pelemgurih, Gamping, Sleman.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Heru Muslimin mengatakan, pada saat menjemput tersangka di Kulonprogo, Sabtu (21/9/2013) malam, pihaknya juga membawa serta sejumlah barang bukti, yakni motor Honda Vario milik korban dan sebuah gagang kapak.

Saat ditanya Tribun Jogja mengenai motif pembunuhan tersebut, Heru belum bersedia berkomentar. Pasalnya, hingga Minggu (22/9/2013), tersangka masih dalam kondisi yang belum sadar sepenuhnya dari pengaruh minuman keras (miras).

"Untuk motif, kami belum bisa tanyakan secara langsung, karena tersangka masih dalam pengaruh alkohol. Nanti kalau kami paksakan minta keterangan, bisa-bisa ga jelas nanti jawabannya. Jadi kami pilih menunggu dulu sampai dia benar-benar sadar," katanya, Minggu (22/9/2013).

Untuk itu menjadwalkan, Senin (hari ini), tersangka sudah dimintai keterangan terkait pembunuhan yang dilakukannya. Namun dari Polres Kulonprogo, Heru setidaknya telah mendapatkan gambaran umum terkait kasus tersebut.

Menurut Heru setelah mendapatkan informasi dari Polres Kulonprogo, kasus tersebut dilatarbelakangi masalah wanita. Menurut keterangan yang dihimpun Polres Kulonprogo, istri tersangka diajak korban sejak sekitar empat tahun lalu untuk mengamen.

Namun istri tersangka tak terlihat akhir-akhir ini. Untuk itu, tersangka yang kenal dengan korban sekitar sebulan lalu meminta korban membantu mencari istri tersangka.

"Tapi si korban saat dimintai tolong malah hanya menunda-nunda saja dan tidak menyanggupinya. Lalu tersangka berpikiran korban yang membawa lari istrinya," jelasnya.

Dari situ, lanjutnya, tersangka dan korban lalu melakukan duel satu lawan satu hingga ada seorang yang kalah jika meninggal dunia. Akhirnya korban yang diketahui bernama Didik ditemukan tewas di bawah Jembatan Pelem Gurih, Gamping.

"Kapak dan gagangnya yang menjadi barang bukti ditemukan terpisah. Benda itu dierkirakan yang digunakan tersangka untuk membunuh korban. Memang di jasad korban ditemukan luka akibat senjata tajam. Tapi untuk lebih pastinya, kami masih harus menunggu autopsi," paparnya. (*)


Anda sedang membaca artikel tentang

Polres Sleman Jemput Pembunuh Pengamen

Dengan url

http://jogyamalioboro.blogspot.com/2013/09/polres-sleman-jemput-pembunuh-pengamen.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Polres Sleman Jemput Pembunuh Pengamen

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Polres Sleman Jemput Pembunuh Pengamen

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger