Inflasi Bulan Juni Diprediksi Rendah

Written By Unknown on Rabu, 18 Juni 2014 | 11.22

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pristiqa Ayun Wirastami

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA -- Menjelang bulan Ramadhan yang jatuh pada akhir Juni 2014, permintaan terhadap kebutuhan bahan pokok diperkirakan akan meningkat. Namun, inflasi pada bulan Juni justru diprediksi rendah.

Menurut Arief Budi Santoso, Ketua III Tim Pengendali Inflasi Daerah DIY (TPID), prediksi ini dilihat dari harga-harga kebutuhan pokok yang masih normal dan bahkan ada yang mengalami penurunan.

Harga cabai merah dan cabai rawit mengalami penurunan. Hal ini disebabkan saat ini sedang memasuki masa panen, sehingga stok yang tersedia pun masih mencukupi untuk menutupi kebutuhan masyarakat Yogyakarta.

"Permintaan yang lebih tinggi memang wajar, karena saat ini masuk masa liburan dan jelang Ramadhan. Tetapi hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan karena pasokan dipastikan aman," kata Arief, Senin (16/6).

Sedangkan harga bahan pokok lain yang mengalami penurunan harga adalah daging sapi, gula pasir, dan minyak goreng. Saat ini harga minyak goreng mengalami penurunan sebab harga minyak goreng secara internasional pun mengalami penurunan.

Namun, ada pula beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, yaitu bawang putih, bawang merah, telur ayam broiler, dan daging ayam ras. Walaupun begitu, Arief memprediksi tekanan inflasi bulan Juni lebih rendah dibandingkan bulan Mei yang mencapai 0,05 persen meski belum bisa menyebutkan jumlah pastinya.

Arief juga menekankan, saat ini TPID DIY sedang berusaha mengontrol pasokan impor gula rafinasi yang masuk ke Yogyakarta. Disebutkannya, pengontrolan ini dilakukan agar melindungi petani gula lokal agar mereka bisa tetap memasarkan hasil kebun mereka di ranah lokal.

Lalu berkaitan dengan stok beras, saat ini tercatat stok yang dimiliki Bulog DIY adalah 30.700 ton. Jumlah pasokan tersebut akan terus bertambah. Pengadaan stok pun masih berjalan, sebab saat ini sedang memasuki musim panen hingga bulan Agustus.

Untuk memantau segala pasokan dan stok bahan pokok, pada hari Selasa (17/6) TPID DIY pun melakukan pantauan ke dua pasar besar yang ada di Yogyakarta, yaitu Pasar Prambanan dan Pasar Beringharjo.

Menurut Arief, secara umum hasil pantauan yang dilakukan oleh TPID DIY pun menunjukkan kondisi yang positif. Seluruh pasokan dan stok kebutuhan bahan pokok masih mencukupi, selain itu harga-harga pun masih normal.

"Secara umum masih relatif baik. Permintaan dari konsumen pun normal," tutup Arief. (tiq)


Anda sedang membaca artikel tentang

Inflasi Bulan Juni Diprediksi Rendah

Dengan url

http://jogyamalioboro.blogspot.com/2014/06/inflasi-bulan-juni-diprediksi-rendah.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Inflasi Bulan Juni Diprediksi Rendah

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Inflasi Bulan Juni Diprediksi Rendah

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger