Pesantren Berpotensi Kuat Menjadi Sentra Ekonomi

Written By Unknown on Rabu, 30 Oktober 2013 | 11.22

YOGYA, TRIBUN - R. Lukman Fauroni (43 tahun) mengatakan, pesantren berpotensi kuat menjadi sentra ekonomi Islam yang mensejahterakan masyarakat, melalui pengembangan model bisnis pada entitas bisnisnya. Pandangan ini terungkap, setelah dosen IAIN Surakarta ini melakukan riset, dengan mengeksplorasi proses dan pengalaman entitas bisnis pesantren Al-Ittifaq dalam membangun model bisnis, keunggulan dan daya saing bisnis di pesantren ini dan seberapa jauh imbas bisnis yang dilakukan pesantren ini terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Hasil riset putra kelahiran BI Limbangan ini dirangkum menjadi karya disertasi untuk meraih gelar doktor bidang Bisnis Islam pada Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan mengangkat judul "Model Bisnis berbasis Ukhuwah (Studi Entitas Bisnis Pesantren Al-Ittifaq Kabupaten Bandung)" dan dipresentasikan di ruang Promosi Doktor, Convention Hall kampus setempat, Selasa (29/10/2013).
Di hadapan tim penguji Drs. Akhsyim Afandi, MA., Ph.D., Prof. Dr. Abd. Salam Arief, MA., Dr. H.M. Mur, S. Ag., M. Ag., Dr. H. Syafik Mahmadah Hanafi, MA., Prof. Dr. H. Musa Asy'arie (promotor merangkap penguji), Dr. Fathul Himam, M. Psi., MA., (promotor merangkap penguji), promovendus memaparkan, risetnya merupakan riset kualitatif dengan memilih desain studi kasus instrumental. Desain ini menurut R. Lukman Fauroki tepat guna mengungkap keseluruhan pengalaman entitas bisnis dan mengeksplorasi hal ihwal mengenai nilai, norma, adat istiadat, sikap mental, dan karakteristik budaya yang berlaku.
Hasil riset promovendus mengungkap, model bisnis di pesantren terwujud melalui proses terpadu berkesinambungan. Yakni, pembudayaan ekonomi bisnis, meliputi penanaman nilai, pengalaman, kepemimpinan, peneladanan, dan jejaring jema'ah. Ukhuwah menjadi episentrum bisnis, terdiri dari tiga silih, kerjasama kemintraan, saling mengayomi dan memajukan, serta dwi khidmat sebagai ekspresi budaya kolektif ke dalam. Tiga ekspresi itu kemudian menjadi ekspresi budaya ke luar.
"Keberhasilan dan keunggulan daya saing model bisnis di pesantren yang seperti ini dapat tercapai, karena tempaan pengalaman, jejaraing jema'ah dan kepemimpinan yang kuat. Sehingga berkonsekuensi aliran pendapatan bisa stabil dengan high profitable," kaa Lukman.
Model bisnis berbasis ukhuwah terbukti dapat mengantarkan pemberdayaan ekonomi masyarakat dan tingkat kesejahteraan yang baik. Menurut bapak 2 putra dari istri Indah Sri Sayekti S. Ag., ini, telaah risetnya dapat mengukuhkan ukhuwah sebagai episentrum bisnis Islam yang menjangkau tiga tataran sekaligus yaitu ideal etis, strategis dan implementatif. "Perilaku keberagamaan yang baik bukan hanya berpengaruh pada perilaku ekonomi, melainkan dapat pula membangun kesadaran kolektif budaya perusahaan menjadi berdaya saing tinggi. Ukhuwah juga layak menjadi salah satu asas muamalat," katanya. (bm)


Anda sedang membaca artikel tentang

Pesantren Berpotensi Kuat Menjadi Sentra Ekonomi

Dengan url

http://jogyamalioboro.blogspot.com/2013/10/pesantren-berpotensi-kuat-menjadi.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Pesantren Berpotensi Kuat Menjadi Sentra Ekonomi

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Pesantren Berpotensi Kuat Menjadi Sentra Ekonomi

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger